Mencari kembali tuhan yang hilang
proses pencarian Tuhan akan terus terjadi pada diri seseorang, ketika semua yang ada tidak mampu membuat seeorang bahagia, tentram, damai, sejahtera, dan ceria. orang - orang yang pada awalnya menyakini bahwa harta dan benda akan membawa kebahagiaan, namaun pada kenyataannya semua itu tidak mampu menghilangkan derita hati dan jiwa, maka Allah adalah jalan satu-satunya yang mesti dipilih. Di dalam proses pencarian Tuhan, tidak ada salahnya kita kembali membaca sejarah bagaimana Nabi Ibrahim AS melakukan pencariannya terhadap yang Haq. Sebagaimana diabadikan dalam surah Al-An'am (6) ayat 76-79. Ketika kisah Ibrahim dijadikan Ibrah (pelajaran) tentang pencarian Tuhan, maka kisah Ibrahim merupakan Standar mutlak dalam pencarian Tuhan bagi umat manusia sepanjang masa. Ibrahim dengan pencariannya adalah pelajaran bagi segenap umat manusia dalam hubungnya dengan Allah SWT.
Ketersediaan
#
My Library (Rak 200)
200.1 DENI.M c2
B14000173
Tersedia
#
My Library (Rak 200)
200.1 DENI.M c1
B14000172
Tersedia
Informasi Detail
- No. Panggil
- 200.1 DENI.M
- Penerbit
- Jakarta : Amzah, 2012
- Deskripsi Fisik
- xii; 238 hlm. ;21 cm
- Bahasa
- Indonesia
- ISBN/ISSN
- 9786028689663
- Klasifikasi
- 200.1 DENI.M
- Edisi
- Ed. 1; Cet. 1
- Subjek
- Pernyataan Tanggungjawab
- Deni SUtan Bahtiar
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah