Akar kekerasan : analisis sosio-psikologis atas watak manusia
Jika Kecenderungan untuk tumbuh dan berkembang dihalangi, energi yang terhalang itu mengalami proses perubahan dan beralih menjadi energi yang bersifat merusak. Sifat merusak (destruktif) merupakan akibat dari tidak dihidupinya kehidupan. Jadi, kondisi-kondisi individual dan sosial yang menghalagi energi yang memajukan hidup itulah yang menghasilkan sifat perusakan yang pada gilirannya merupakan sumber yang daripadanya memancar barbagai bentuk kekerasan. Kehidupan mempunyai dinamisme-dalamnya sendiri, ia cenderung untuk tumbuh, diungkapkan dan dihidupkan. Jika kecenderungan ini dihalangi, energi itu mengalami pembusukan dan berubah menjadi energi yang membawa ke perusakan.rnrnTanpa didukung oleh tanah yang subur, air yang cukup dan iklim yang cocok, sebuah benih akan membusuk dan mati. Demikian juga manusia, ia akan menjelma menjadi mahluk ganas, menyimpang dari fitrahnya yang suci, bila ia hidup di suatu tempat yang di situ kondisi sosial politik, ekonomi dan budayanya tidak memungkinkan ia mengembangkan potensi-potensi manusiawinya.
Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi
Belum memasukkan lokasi
B210086
Tersedia
#
Belum memasukkan lokasi
Belum memasukkan lokasi
B210087
Tersedia
#
Belum memasukkan lokasi
Belum memasukkan lokasi
B210088
Tersedia
Informasi Detail
- No. Panggil
- 302 FRO a
- Penerbit
- Yogyakarta : Pustaka Pelajar, 2010
- Deskripsi Fisik
- XXXVII, 755 hlm.: 24 cm
- Bahasa
- Indonesia
- ISBN/ISSN
- 979-9289-25-4
- Klasifikasi
- 302
- Edisi
- cet. .IV
- Subjek
- Pernyataan Tanggungjawab
- Erich Fromm
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah