Rekonsepsi Al-Istihalah dan Implikasinya Terhadap Halal - Haram Bahan Pangan Dengan Pendekatan Imu Kimia
Rekonsepsi al-istiĥālah dengan pendekatan ilmu kimia yang menghasilkan pemknaan al-istihalah sebagai rekasi kimia, fisika, biokimia, membawa implikasi pada teori-teori, prosedur, data, atau informasi saintifik ilmu dan teknologi kimia dengan cabang-canangnya dapat menjadi dasar pertimbangan fiqh istihalah, sekaligus mendapat legitimasi dari fiqh islam. Keterkaitan fiqh sebagai ilmu hukum syariat tentang perbuatan mukallaf dengan ilmu kimia nampak semakin jelas, terutama bidang fiqh yang erhubungan dengan istihalah bahan pangan, sehingga kesan segmentasi ilmu agama dengan ilmu-ilmu kealaman (natural scieces) pada umumnya, khususnya ilmu fiqh dengan ilmu kimia, dapat dikurangi atau dihilangkan.
Ketersediaan
#
My Library (Rak 2x0)
297.265 WAW r
B2502413
Tersedia
Informasi Detail
- No. Panggil
- 297.265 WAW r
- Penerbit
- Jakarta : Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, 2006
- Deskripsi Fisik
- xii, 252 hlm.; ilus; 21 cm
- Bahasa
- Indonesia
- ISBN/ISSN
- 978-979-797-098-7
- Klasifikasi
- 297.265
- Edisi
- cet. I
- Pernyataan Tanggungjawab
- Wawan Juandi
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah