Epistemologi Islam Skolastik : Pengaruhnya pada Pemikiran Islam Modern
“Akal budi tak dapat menyerap sesuatu dan panca indera tak dapat memikirkan sesuatu, hanya bila kedua-keduanya bergabung akan timbullah pengetahuan. Menyerap sesuatu tanpa dibarengi akal budi sama dengan kebutaan, dan pikiran tanpa isi sama dengan kehampaan.”rn– Immanuel Kantrn—-rndalam kontesk Islam, adanya kesaling-terkaitan antara al-Qur’an dan akal akan mengantarkan sesorang pada kebenaran yang maksimal, karena keduanya saling menyapa dan bekerjasama. Dengan demikian jelas, bahwa Islam (al-Qur’an) menjunjung tinggi kemampuan akal, dengannya inovasi baru selalu muncul yang terangkum dalam kemauan Ilmu Pengetahuan.rnrnDialektika pemikiran yang berlangsung dengan sengit dalam babakan-babakan sejarah peradaban Islam menunjukkan bahwa setiap pemikiran baru pada suatu zaman akan memunculkan pertentangan seru. Kritik al-Ghazali terhadap filsuf sebelumnya serta kritik Ibnu Rusyd terhadap al-Ghazali yang diulas secara kritis dalam buku ini menjadi bukti yang tak terbantahkan bagi dialektika tersebut.
Ketersediaan
#
My Library (Rak 2x0)
2x0 SUP e
B2502418
Tersedia
#
My Library (Rak 2x0)
2x0 SUP e
B2502419
Tersedia
#
My Library (Rak 2x0)
2x0 SUP e
B2502420
Tersedia
Informasi Detail
- No. Panggil
- 2x0 SUP e
- Penerbit
- Yogyakarta : Pustaka Pelajar, 2007
- Deskripsi Fisik
- xi, 252 hlm.; 21 cm
- Bahasa
- Indonesia
- ISBN/ISSN
- 978-979-1277-84-6
- Klasifikasi
- 2x0
- Edisi
- cet. I
- Subjek
- Pernyataan Tanggungjawab
- Suparman Syukur
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah