Keadilan Ilahi Asas Pandangan-Dunia Islam (E-Book)
Keadilan, menurut Al-Quran, merupakan pendamping tauhid, rukun ma’ad (hari akhirat), tujuan disyariatkannya nubuwwah (kenabian) dan filsafat kepemimpinan, serta tolok ukur kesempurnaan seseorang dan standar kesejahteraan masyarakat. Masih merujuk pada penjelasan Al-Quran, Murtadha Muthahhari mengatakan bahwa keadilan merupakan sejenis “pandangan-dunia” (world view).
Dalam buku ini, Muthahhari melakukan eksplorasi atas tema penting dalam khazanah keilmuan-keislaman tersebut, sekaligus mendemonstrasikan wawasan luasnya untuk membuktikan pernyataanya itu. Dalam mengkaji keadilan ini, dia menggunakan baik pendekatan naqliah (pendekatan berdasarkan nash-nash wahyu dan hadis) maupun aqliah (pendekatan filosofis dan teologis berdasarkan rasio).
Sebelum menginjak pada inti kajiannya, pada bagian Pendahuluan Muthahhari menjelaskan secara panjang lebar perdebatan menarik berkaitan dengan soal ini—suatu perdebatan panjang yang akhirnya menghasilkan dua mazhab teologis terkenal dalam pemikiran Islam, yaitu Asy’ariah dan Mu’tazilah. Kemudian, dia juga menjelaskan munculnya soal prinsip keadilan dalam dunia fiqih yang dicerminkan dengan pertentangan antara ahli qiyas dan ahli hadis.
Setelah menjelaskan beberapa kekhasan pemikiran mazhab Syi‘ah dalam membahas tema keadilan, Muthahhari pun menunjukkan betapa tema keadilan ini merupakan rahasia sumber sejati dalam mendinamisasi pemikiran di dunia Islam. [Mizan, Pustaka, Referensi, Agama]
Dalam buku ini, Muthahhari melakukan eksplorasi atas tema penting dalam khazanah keilmuan-keislaman tersebut, sekaligus mendemonstrasikan wawasan luasnya untuk membuktikan pernyataanya itu. Dalam mengkaji keadilan ini, dia menggunakan baik pendekatan naqliah (pendekatan berdasarkan nash-nash wahyu dan hadis) maupun aqliah (pendekatan filosofis dan teologis berdasarkan rasio).
Sebelum menginjak pada inti kajiannya, pada bagian Pendahuluan Muthahhari menjelaskan secara panjang lebar perdebatan menarik berkaitan dengan soal ini—suatu perdebatan panjang yang akhirnya menghasilkan dua mazhab teologis terkenal dalam pemikiran Islam, yaitu Asy’ariah dan Mu’tazilah. Kemudian, dia juga menjelaskan munculnya soal prinsip keadilan dalam dunia fiqih yang dicerminkan dengan pertentangan antara ahli qiyas dan ahli hadis.
Setelah menjelaskan beberapa kekhasan pemikiran mazhab Syi‘ah dalam membahas tema keadilan, Muthahhari pun menunjukkan betapa tema keadilan ini merupakan rahasia sumber sejati dalam mendinamisasi pemikiran di dunia Islam. [Mizan, Pustaka, Referensi, Agama]
Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi
Belum memasukkan lokasi
EB00236
Tersedia
Informasi Detail
- Penerbit
- Bandung : PT Mizan Pustaka, 1992
- Bahasa
- Indonesia
- ISBN/ISSN
- 978-979-433-533-8
- Klasifikasi
- NONE
- Pernyataan Tanggungjawab
- Murtadha Muthahhari
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah