Dimensi Sains Al-Quran : Menggali Kandungan Ilmu Pengetahuan Dari Alquran
Jika terjadi lompatan kemajuan ilmu dan teknologi melalui penelitian terhadap gejala-gejala alam dan kehidupan, sebenarnya sangat mengherankan kalau orang-orang yang lalai itu hanya berhenti pada batas studi yang bersifat mekanis dan tidak menyeberang untuk menemukan rahasia-rahasia hukum Tuhan serta memahami hikmah di balik penciptaannya. Orang yang melihat langit hanya dari warnanya yang biru atau bumi hanya dari tanahnya, ia tidak ubahnya hewan, bahkan lebih rendah dan sesat.
....mereka mempunyai hati, tetapi tidak digunakan untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata, tetapi tidak digunakan untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga, tetapi tidak digunakan untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. (QS. Al-Araf: 179)
....mereka mempunyai hati, tetapi tidak digunakan untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata, tetapi tidak digunakan untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga, tetapi tidak digunakan untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. (QS. Al-Araf: 179)
Ketersediaan
#
My Library (Rak 2x1)
2x1 AHM d
B2502602
Tersedia
Informasi Detail
- No. Panggil
- 2x1 AHM d
- Penerbit
- Solo : Tiga Serangkai, 2004
- Deskripsi Fisik
- xiv, 298 hlm; 21 cm
- Bahasa
- Indonesia
- ISBN/ISSN
- 9789796685622
- Klasifikasi
- 2x1
- Edisi
- Cet. 1
- Pernyataan Tanggungjawab
- Prof. Dr. Ahmad Fuad Basya
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah