Langsung ke konten
PERPUSTAKAAN BDK BANDUNG | NPP 3273294A0000001NPP 3273294A0000001
  • Beranda
  • Info Perpustakaan
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Visitor
  • Log In
Beranda Detail Koleksi

Detail Koleksi

Tipe koleksi

Karya ilmiah & terbitan

Skripsi Tesis Disertasi Jurnal Laporan penelitian Al-Qur'an & Tafsir

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik
Buku yang cocok {{ suggestions.length }}
{{ text(b.title) }} {{ b.author ? text(b.author) : '' }} {{ text(b.badge) }}

Data kosong “{{ keywords }}”

Cari “{{ keywords }}”

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Memahami Penulis Perempuan Muslim Kontemporer Indonesia (E-book)
Penanda Bagikan
Text

Memahami Penulis Perempuan Muslim Kontemporer Indonesia (E-book)

Diah Ariani Arimbi - Nama Orang;

Perempuan, gender, dan Islam akan senantiasa menjadi arena yang diperdebatkan karena lokus mereka dalam relasi dengan Islam cenderung problematik, terutama ketika status mereka diwujudkan melalui pandangan- pandangan praktek Islam. Bermacam-macam interpretasi Islam telah mendefinisikan, melokalisir dan bahkan menjebak perempuan dalam kategori-kategori khusus yang pemanen. Amina Wadud dan perjuangannya untuk mendobrak hegemoni patriarkal fikih adalah sebuah contoh dari posisi problematik perempuan dalam Islam.

Usahanya untuk menjadi seorang imam, dengan memimpin sholat Jumat di New York, memantik kontroversi yang kuat.1 Peristiwa di mana seorang perempuan memimpin sholat untuk kongregasi lelaki dan perempuan berakibat pada seruan-seruan protes dari pemimpin-pemimpin Muslim dan kaum terpelajar Islam. Akan tetapi, walau banyak dari kaum otoriter religius mengutuki perbuatannya, beberapa pihak justru mendukungnya. Apa yang telah diupayakan oleh Wadud jelas menghadirkan gender sebagai isu utama selagi keberadaan seorang imam perempuan yang memimpin sebuah kongregasi campuran masih terus diperdebatkan.

Amina Wadud bukanlah satu-satunya perempuan yang berjuang untuk memunculkan perspektif-perspektif baru ajaran-ajaran Islam. Penerima Nobel Perdamaian tahun 2003, Shirin Ebadi, seorang hakim perempuan Muslim dari Iran, telah membuktikan bahwa Wadud tidak sendirian. Ebadi, perempuan penerima Muslim Nobel Laureate pertama dari negara Islam memfokuskan diri pada kongruensi wacana-wacana hak asasi manusia, Islam dan langkah-langkah yang perlu diambil untuk mencapai kesetaraan. Ebadi percaya bahwa dengan menggunakan Islam sebagai pendukung yang kuat dalam mencanangkan dan memajukan hak-hak manusia, usahanya tersebut akan dibenarkan.

Ketersediaan

#
Belum memasukkan lokasi Belum memasukkan lokasi
EB00214
Tersedia

Informasi Detail

Penerbit
surabaya : Airlangga University Press, 2018
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-6606-88-4
Klasifikasi
NONE
Subjek
muslim
Penulis
Pernyataan Tanggungjawab
Diah Ariani Arimbi

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas

  • E-book

Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN BDK BANDUNG

Jl. Soekarno Hatta No.716, Babakan Penghulu, Kec. Cinambo, Kota Bandung, Jawa Barat 40295

WhatsApp: +62 896-5318-8141
Email: perpustakaan.bdk.bdg@gmail.com

Tautan

  • Info Perpustakaan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Balai Diklat Keagamaan Bandung merupakan perpustakaan utama di lingkungan Balai Diklat Keagamaan Bandung yang difungsikan untuk mendukung seluruh kegiatan Balai Diklat Keagamaan Bandung.

Telusuri katalog daring kapan saja, atau kenali informasi dan layanan perpustakaan.

© 2026 PERPUSTAKAAN BDK BANDUNG Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?